American Petroleum Institute (API) melaporkan penurunan besar pada stok minyak mentah mingguan Amerika Serikat, dengan data terbaru yang dirilis pada 14 Oktober 2026 menunjukkan penurunan hingga -11,120 juta barel. Angka ini jauh lebih dalam dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat hanya turun -2,090 juta barel.
Lonjakan penurunan stok ini mengindikasikan pengetatan pasokan minyak mentah di pasar AS, yang berpotensi memperkuat sentimen bullish di pasar energi. Perbedaan tajam antara data terbaru dan rilis sebelumnya juga dapat mencerminkan kombinasi faktor seperti peningkatan aktivitas kilang, kenaikan permintaan domestik, atau pergeseran pola impor dan ekspor, meski detail penyebabnya belum disampaikan dalam data ini.
Pelaku pasar dan analis kini akan mencermati bagaimana data API ini akan tercermin dalam laporan resmi pemerintah AS dan respons harga minyak di bursa berjangka, mengingat penurunan stok yang sedalam ini sering kali menjadi pemicu volatilitas tambahan di pasar energi global.