FX.co ★ anakemas Trading Journal
Jurnal Trader:::
anakemas Trading Journal
Pasar valuta asing saat ini sedang menyoroti pergerakan pasangan mata uang GBP-USD yang menunjukkan sinyal transisi cukup signifikan. Setelah sempat menikmati momentum kenaikan, poundsterling kini mulai menghadapi tekanan jual yang cukup konsisten. Titik balik ini bermula ketika harga tertahan di level resisten 1.35250. Kegagalan menembus angka tersebut menjadi indikasi awal bahwa tenaga beli mulai terkuras, memberikan ruang bagi sentimen bearish untuk mengambil alih kendali pasar. Memasuki pekan ini, tekanan bearish terlihat masih memberikan perlawanan yang sengit terhadap setiap upaya kenaikan harga. Meskipun sempat ada usaha dari kubu pembeli untuk mendorong harga kembali naik, dominasi penjual nampak lebih solid di area-area krusial. Secara teknis, pergerakan saat ini berada di sekitar area support 1.34900. Level ini menjadi zona penentu atau area retes untuk menguji apakah kekuatan bearish cukup kuat untuk mendorong harga lebih dalam atau justru menjadi pijakan bagi pembalikan arah sementara. Jika kita membedah kondisi melalui kerangka waktu yang lebih pendek seperti H1 dan H4, terlihat jelas adanya pergulatan volume yang intens. Pada timeframe H1, fluktuasi harga menunjukkan volatilitas tinggi di mana sumbu-sumbu lilin seringkali tertahan di zona bawah, menandakan adanya upaya perlawanan dari kubu bearish. Sementara itu, pada timeframe H4, struktur pasar mulai membentuk pola puncak yang lebih rendah, yang secara teori mendukung kelanjutan tren penurunan. Kekuatan bearish mencoba melakukan penetrasi terhadap pertahanan support yang ada, memanfaatkan data ekonomi makro maupun sentimen pasar global yang saat ini lebih memihak pada penguatan dolar AS.