Jurnal Trading Senin, 20 Juli 2026: Analisis EUR/USD Berdasarkan Strategi Trend Following Berbasis Moving Average Selamat siang, kawan trader semuanya. Hari yang cerah akhirnya mengantarkan kita pada pembukaan market yang sudah dinantikan sejak akhir pekan. Semoga aktivitas trading hari ini berjalan lancar dan hingga penutupan market nanti kita semua bisa memperoleh hasil yang memuaskan. Pada kesempatan kali ini saya kembali membagikan analisis pribadi mengenai pasangan mata uang EUR/USD. Selain sebagai bahan diskusi bersama, tulisan ini juga saya jadikan sebagai jurnal trading pribadi yang nantinya dapat digunakan sebagai bahan evaluasi agar semakin disiplin, konsisten, dan terus berkembang menjadi trader yang lebih baik. Berdasarkan analisis trend following menggunakan indikator Moving Average, kondisi EUR/USD pada time frame H4 masih menunjukkan kecenderungan bearish. Hal ini terlihat dari posisi Moving Average periode 50 dan 100 yang masih berada di bawah Moving Average 200. Selain itu, harga juga masih bergerak di bawah ketiga garis MA tersebut sehingga struktur tren turun masih dinilai valid. Memang pada beberapa sesi sebelumnya sempat terjadi kenaikan harga, namun kenaikan tersebut masih bersifat terbatas dan belum mampu mengubah struktur tren utama. Area resistance yang berada di sekitar MA200 juga masih gagal ditembus. Justru muncul rejection yang cukup kuat sehingga harga kembali melemah hingga berada di kisaran 1,143. Apabila tekanan jual terus berlanjut dan harga berhasil menembus level 1,140, maka peluang terbentuknya penurunan yang lebih dalam pada jangka pendek akan semakin besar. Sementara itu, indikator RSI pada time frame H4 masih bergerak cenderung datar. Kondisi ini menunjukkan bahwa momentum pasar belum terlalu kuat sehingga pergerakan harga masih relatif terbatas. Saat ini harga masih bergerak di antara area support 1,137 dan resistance 1,147. Beberapa kali harga memantul ketika menyentuh resistance dan kembali naik saat mencapai support. Pola seperti ini menunjukkan bahwa market sedang berada dalam fase konsolidasi atau sideways. Pada kondisi seperti ini, trader dengan gaya scalping dapat memanfaatkan pergerakan naik turun di dalam range tersebut. Sedangkan bagi trader trend following, pendekatan yang lebih aman adalah menunggu salah satu batas area konsolidasi berhasil ditembus sebelum mengambil posisi. Untuk rencana pribadi, saya masih menunggu harga mampu menembus support 1,137 sebagai konfirmasi terbentuknya struktur lower low yang baru. Setelah breakout terjadi, saya akan menunggu retracement sebelum mencari peluang entry sell agar mendapatkan rasio risiko dan keuntungan yang lebih baik. Di sisi lain, apabila melihat time frame H1, harga saat ini memang masih berada di atas Moving Average 50, 100, dan 200. Namun karena arah ketiga MA tersebut mulai mendatar, kondisi ini masih berpotensi berubah apabila harga kembali turun menembus MA200. Jika hal tersebut terjadi, peluang kelanjutan tren bearish jangka pendek akan semakin terbuka. Meski demikian, RSI pada H1 masih mengarah naik karena sebelumnya bergerak dari area bawah. Hal ini membuka kemungkinan harga melakukan kenaikan terlebih dahulu menuju area 1,1456 yang bertepatan dengan zona bearish engulfing sebagai area yang layak untuk diperhatikan. Rencana Trading: Skenario scalping pada kondisi sideways: Sell di area 1,1456, Stop Loss 1,1475, dan Take Profit 1,1410. Skenario swing atau middle term: Sell Stop di bawah support 1,1400, Stop Loss 1,1470, dan Take Profit 1,1320. Demikian analisis dan rencana trading yang saya susun untuk jurnal pribadi hari ini. Tulisan ini bukan merupakan sinyal maupun ajakan untuk melakukan transaksi, melainkan dokumentasi sekaligus bahan evaluasi atas strategi yang saya gunakan. Apabila teman-teman memiliki pandangan yang sejalan, semoga dapat menjadi tambahan referensi dalam mengambil keputusan. Sebaliknya, jika memiliki analisis yang berbeda, mari kita diskusikan bersama di kolom komentar agar kita semua bisa saling belajar dan meningkatkan kualitas analisis trading masing-masing.EUR/USD kembali menunjukkan kecenderungan menguat setelah tekanan jual pada beberapa sesi sebelumnya gagal membawa harga menembus area support utama. Momentum bullish yang mulai terbentuk pada time frame minor mengindikasikan bahwa pelaku pasar kembali melakukan akumulasi beli dengan target utama menuju resistance 1.14750, yang hingga saat ini masih menjadi penghalang utama bagi kelanjutan tren naik. Secara teknikal, area 1.14750 telah beberapa kali membatasi kenaikan EUR/USD. Setiap kali harga mendekati level tersebut, tekanan jual dari pelaku pasar kembali meningkat sehingga mendorong terjadinya koreksi. Kondisi ini menunjukkan bahwa resistance tersebut masih menjadi zona supply yang kuat dan menjadi level kunci dalam menentukan arah pergerakan berikutnya. Meski demikian, struktur harga pada time frame minor mulai memperlihatkan perubahan yang lebih positif. Tekanan beli kembali mendominasi dengan terbentuknya rangkaian higher low yang mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelaku pasar terhadap potensi kenaikan lanjutan. Selama momentum ini tetap terjaga, peluang pengujian ulang terhadap resistance 1.14750 masih terbuka lebar. Sementara itu, apabila diamati dari time frame Daily, pergerakan EUR/USD masih berada dalam fase sideways. Hal ini terlihat dari belum adanya breakout yang mampu mengonfirmasi arah tren baru. Baik pihak bullish maupun bearish masih saling mempertahankan area teknikal penting sehingga harga bergerak dalam rentang yang relatif terbatas. Di sisi bawah, area 1.14300 kembali membuktikan fungsinya sebagai support yang solid. Tekanan jual yang sempat muncul gagal menembus level tersebut, sehingga menunjukkan bahwa minat beli masih cukup kuat pada area tersebut. Kegagalan bearish menembus support ini sekaligus menjadi sinyal bahwa momentum penurunan mulai kehilangan kekuatan. Selama harga mampu bertahan di atas 1.14300, peluang pemulihan tetap lebih dominan dibandingkan potensi pelemahan. Area support tersebut menjadi pijakan penting bagi bullish untuk kembali membangun momentum sebelum melakukan pengujian terhadap resistance utama.
FX.co ★ Penggunas Trading Journal
Jurnal Trader:::