Utama Kuotasi Kalendar Forum
flag

FX.co ★ Mendoan's Trading Journal

back
Jurnal Trader:::2026-08-27T03:50:00

Mendoan's Trading Journal

Memanfaatkan Support, Resistance, dan Bollinger Band

Mendoan's Trading Journal

Berdasarkan grafik EUR/JPY timeframe H1, kondisi harga saat ini menunjukkan bahwa pasangan mata uang tersebut sedang berada dalam fase konsolidasi setelah sebelumnya mengalami kenaikan yang cukup kuat. Harga terakhir terlihat berada di sekitar 185,66, sementara pergerakan candle dalam beberapa sesi terakhir cenderung bergerak sideways di area 185,50–185,75. Struktur ini menunjukkan bahwa pasar sedang mencari arah berikutnya, sehingga strategi terbaik bukan mengejar harga secara agresif, melainkan menunggu konfirmasi pada area support atau resistance penting. Secara teknikal, posisi harga masih berada di atas moving average merah dan jauh di atas moving average biru. Garis biru terlihat memiliki kemiringan naik dan berada cukup jauh di bawah harga, sehingga secara tren menengah, struktur EUR/JPY masih dapat dikategorikan bullish. Moving average merah juga relatif datar tetapi masih berada di bawah atau dekat dengan harga sekarang. Kondisi tersebut memberikan indikasi bahwa tekanan beli belum sepenuhnya hilang, meskipun momentum jangka pendek mulai melemah karena harga mengalami konsolidasi. Indikator Bollinger Band memberikan informasi tambahan. Upper band berada di sekitar area 186,00–186,02, sedangkan lower band berada kurang lebih di sekitar 185,40. Harga sekarang berada di bagian tengah hingga sedikit di atas middle band. Artinya, pasar belum berada pada kondisi overextension yang ekstrem. Selama harga mampu bertahan di atas area 185,50 dan terutama tidak kehilangan support 185,40–185,45, peluang untuk kembali menguji resistance 185,75–185,90 masih terbuka. Strategi utama adalah Buy on Dip. Trader dapat menunggu harga mengalami retracement menuju area 185,50–185,55, kemudian mencari candle bullish atau rejection sebagai konfirmasi bahwa buyer kembali masuk. Entry sebaiknya tidak dilakukan hanya karena harga menyentuh support, tetapi menunggu tanda pembalikan yang jelas pada H1. Stop loss dapat ditempatkan di bawah support berikutnya, misalnya di area 185,35–185,40, dengan penyesuaian sesuai toleransi risiko dan volatilitas. Target pertama dapat diarahkan ke 185,75, kemudian target lanjutan di sekitar 185,87–186,00 apabila momentum bullish semakin kuat. Alternatif kedua adalah strategi breakout. Jika candle H1 mampu ditutup dengan kuat di atas 185,75–185,80, trader dapat mempertimbangkan posisi buy setelah breakout terkonfirmasi. Konfirmasi penting untuk menghindari false breakout adalah candle penutupan yang jelas di atas resistance, kemudian harga mampu mempertahankan area breakout ketika melakukan retest. Dalam skenario tersebut, target berikutnya berada di sekitar 185,87, lalu 186,00–186,02. Stop loss dapat ditempatkan kembali di bawah area breakout atau di bawah support terdekat. Sebaliknya, apabila harga gagal mempertahankan 185,50 dan candle H1 ditutup di bawah area tersebut, skenario bullish perlu ditinjau ulang. Penurunan berikutnya berpotensi membawa harga menuju 185,40, dan jika support tersebut ditembus dengan tekanan jual yang kuat, area 185,27–185,30 dapat menjadi target berikutnya. Untuk posisi sell, sebaiknya menunggu breakdown yang benar-benar terkonfirmasi, bukan sekadar wick yang menembus support. Dengan demikian, bias utama EUR/JPY H1 masih netral-bullish, tetapi harga sedang berada dalam zona konsolidasi sehingga entry terbaik adalah menunggu reaksi harga. Area 185,50–185,55 menjadi zona penting untuk mencari peluang buy on dip, sedangkan 185,75–185,80 merupakan resistance yang perlu ditembus untuk membuka peluang kenaikan menuju 185,87 hingga 186,00. Jangan memaksakan entry ketika harga berada di tengah range karena rasio risiko terhadap imbal hasil cenderung kurang menarik. Untuk manajemen risiko, risiko per transaksi sebaiknya dibatasi secara konsisten, misalnya maksimal 1% dari modal. Ukuran lot harus dihitung berdasarkan jarak stop loss, bukan berdasarkan keinginan mengejar profit. Jika harga mencapai target pertama, sebagian posisi dapat diamankan dan stop loss dapat digeser mengikuti perkembangan harga. Strategi ini merupakan analisis teknikal berdasarkan struktur grafik yang diberikan, bukan jaminan bahwa harga akan bergerak sesuai skenario. Konfirmasi candle, volatilitas, spread, dan kondisi pasar aktual tetap perlu diperhatikan sebelum mengambil keputusan trading.
photo
Forum pengguna
Bagikan artikel ini:
back
loader...
all-was_read__icon
Anda telah menyaksikan semua publikasi
terbaik saat ini.
Kami sudah mencari sesuatu yang menarik untukmu...
all-was_read__star
Baru saja diterbitkan:
loader...
Publikasi lebih baru...