Jurnal 8 Oktober 2026 Selamat pagi teman-teman trader, semoga sehat selalu dan salam profit untuk hari ini. Pada jurnal trading 8 Oktober 2026 kali ini kita akan membahas pair EURGBP di timeframe Daily yang telah memasuki area buyer yang cukup menarik untuk diperhatikan. Secara pergerakan, EURGBP saat ini telah mengalami penurunan yang sangat tajam dan impulsif. Harga yang sempat berada di puncak 0.86100 pada pertengahan September, dalam waktu kurang dari dua minggu terjun bebas hingga menyentuh level 0.84480 pada awal Oktober. Penurunan hampir 160 pips ini membawa harga masuk ke dalam level support kuat di bawah yang berada di kisaran 0.84627. Pada area tersebut terlihat terjadi reaksi rejection yang cukup jelas pada candle Daily terakhir, di mana sumbu bawah panjang muncul dan harga ditutup kembali di atas 0.84744. Reaksi ini berpotensi menjadi sinyal awal bahwa harga akan mengalami kenaikan atau reversal jangka pendek karena adanya tekanan beli yang mulai masuk di area support. Namun untuk konteks jangka panjang, tren turun masih tetap valid dan menjadi bias utama. Hal ini dapat dilihat dari posisi harga saat ini yang masih berada di bawah EMA 50 garis merah di level 0.85600 dan juga di bawah Middle Bollinger Band. Selama harga belum mampu kembali naik dan close di atas EMA 50 tersebut, maka struktur bearish Daily masih belum terpatahkan. Bollinger Band yang sebelumnya melebar ke atas kini mulai menekuk ke bawah mengikuti pergerakan harga yang jatuh, menandakan volatilitas jual meningkat. Kondisi ini juga diperkuat oleh indikator MACD(12,24,8) yang menunjukkan nilai -0.002223 berada di bawah garis sinyal -0.001003 dengan histogram yang semakin negatif dan melebar ke bawah. Posisi MACD yang berada di bawah nol ini mengkonfirmasi bahwa momentum jual masih sangat kuat dan tekanan seller masih mendominasi untuk saat ini. Kesimpulannya, tren besar EURGBP masih bearish, namun karena harga sudah masuk ke area support kuat dan ada rejection, terdapat dua opsi yang bisa diambil. Untuk jangka pendek, potensi koreksi buy bisa dimanfaatkan dengan entry buy di area 0.84700 dengan Stop Loss di bawah support di 0.84450 dan target 1:1 di 0.84950. Sedangkan untuk plan utama follow trend, kita bisa menunggu harga retrace naik ke area 0.85500 yang merupakan bekas support menjadi resistance dan bertepatan dengan EMA 50, untuk melakukan sell dengan Stop Loss di 0.85800 dan Take Profit di 0.85000.

Selamat pagi, Mbak Anisa. Izin menyampaikan pandangan saya mengenai pergerakan EURGBP saat ini. Kalau mengacu pada struktur market pada timeframe besar, terutama daily maupun timeframe di atasnya, kecenderungan harga masih menunjukkan pelemahan yang cukup jelas. Dalam tiga hari terakhir, tekanan jual bahkan semakin terlihat dengan harga yang turun hingga berada di sekitar level 0,845. Pergerakan tersebut memperkuat gambaran bahwa tren utama EURGBP masih berada dalam kondisi bearish. Dengan kondisi seperti ini, saya masih lebih tertarik untuk melihat peluang dari sisi sell dibandingkan mencoba mengambil posisi buy melawan arah tren besarnya. Namun, untuk kondisi jangka pendek, harga saat ini sudah memasuki area yang cukup penting karena berdekatan dengan zona demand atau support. Kondisi tersebut berpotensi memicu koreksi terlebih dahulu sebelum harga kembali melanjutkan penurunannya. Hal ini juga terlihat pada timeframe H1, ketika harga mulai mengalami kenaikan dan indikator RSI ikut bergerak naik. Menurut saya, kenaikan tersebut belum cukup untuk dikategorikan sebagai perubahan tren, melainkan masih lebih mungkin merupakan fase retracement setelah tekanan jual yang cukup kuat sebelumnya. Saya justru akan memperhatikan sejauh mana koreksi tersebut mampu membawa harga naik. Area yang menurut saya menarik untuk diamati berada di sekitar 0,8495, yang saya tandai sebagai area supply sekaligus area potensial untuk mencari respons bearish berikutnya. Apabila harga mampu naik menuju area tersebut kemudian kembali mendapatkan tekanan jual, peluang untuk melanjutkan penurunan akan menjadi lebih menarik. Jadi, kenaikan pada H1 saat ini saya anggap sebagai kesempatan untuk menunggu harga mendapatkan posisi yang lebih ideal, bukan sebagai alasan untuk langsung mengambil posisi buy. Dari sisi Moving Average pada timeframe H1, struktur yang terbentuk juga masih mendukung skenario bearish. Arah MA masih cenderung mengarah ke bawah, sementara susunan MA 50 dan MA 100 berada di bawah MA 200. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa tekanan bearish masih cukup dominan dan struktur tren belum mengalami perubahan berarti. Selama harga belum mampu membalikkan susunan tersebut dan membentuk struktur higher high serta higher low yang lebih kuat, saya masih akan mempertahankan bias utama ke arah penurunan. Berdasarkan keseluruhan analisis tersebut, saya lebih memilih menunggu koreksi terlebih dahulu daripada mengejar harga yang sudah turun cukup jauh. Area sekitar 0,849 menjadi perhatian saya sebagai kandidat entry sell apabila nantinya muncul konfirmasi penolakan atau tanda-tanda tekanan jual kembali muncul. Untuk membatasi risiko, stop loss saya tempatkan di sekitar 0,852, sedangkan target awal berada di area 0,845. Dengan demikian, posisi yang diambil tetap mengikuti arah tren utama sekaligus memberikan ruang bagi harga untuk melakukan koreksi terlebih dahulu sebelum melanjutkan pergerakan berikutnya. Jadi, demikian pandangan saya untuk EURGBP kali ini, Mbak Anisa. Secara umum, timeframe besar masih memberikan bias bearish, sementara kenaikan pada H1 saya lihat sebagai koreksi menuju area yang berpotensi menjadi supply. Selama struktur bearish belum berubah, fokus saya tetap pada peluang sell dengan menunggu harga masuk ke area yang lebih ideal dan mencari konfirmasi sebelum mengambil keputusan.