Utama Kuotasi Kalendar Forum
flag

FX.co ★ Gambaran pasangan GBP/USD. 16 April.

parent
Analisis Forex:::2020-04-16T02:01:32

Gambaran pasangan GBP/USD. 16 April.

Timeframe 4 jam

Gambaran pasangan GBP/USD. 16 April.

Detail teknikal:

Linear regression channel atas: arah - turun.

Linear regression channel bawah: arah - naik.

Moving average (20; smoothed) - sideways.

CCI: 47.9038

Jika euro mencapai di bawah moving average, namun kembali dengan sangat cepat dan tidak jelas apakah penurunan akan berlanjut, pound jelas telah bergerak ke midline moving average, jadi kenaikan berpeluang besar untuk lanjut. Gambaran teknikal sekarang memungkinkan kedua versi tren, karena channel atas regresi linear mengarah turun dan channel bawah mengarah naik. Indikator Heiken Ashi juga masih mengarah turun, namun dalam waktu dekat dapat berbalik naik. Volatilitas kembali naik sedikit.

Sementara dolar AS telah memperoleh kembali dukungan dari trader, kami sekali lagi terpaksa melihat bahwa kejatuhan kemarin sama sekali tidak terkait dengan statistik makroekonomi atapun latar belakang fundamental. Jika anda mengikuti dengan seksama seluruh laporan, jelas bahwa dolar AS seharusnya turun baik saat berpasangan dengan euro maupun dengan pound. Jika anda memperhatikan pernyataan Donald Trump, serta setumpuk perkiraan mengenai keadaan ekonomi dunia, Eropa dan Amerika, jelas bahaw mere semua menunggu untuk penurunan yang sama, dan sulit untuk menghitung kerugian pasti pada saat ini. Oleh karena itu, kami tidak melihat alasan khusus untuk penguatan mata uang AS pada 15 April. Berdasarkan ini, ada dua opsi yang mungkin diambil. Trader mulai membeli mata uang AS hanya berdasarkan landasan teknikal. Dalam berpasangan dengan pound, dolar mulai naik setelah enam hari turun. Dengan demikian, koreksi dangkal diperlukan. Opsi kedua melibatkan intervensi pelaku pasar besar, yaitu korporasi dan bank yang membeli dolar untuk kebutuhan mereka, namun dalam volume yang sangat besar yang menyebabkan pertumbuhan dolar. Dengan demikian, pada Kamis 16 April, kami masih tidak mengharapkan pelaku pasar akan bereaksi dengan kuat dan mempertimbangkan statistik makroekonomi. Bagaimanapun, tidak ada berita yang dijadwalkan rilis dari Inggris, dan hanya satu laporan penting yang akan diterima dari AS, yaitu pada aplikasi untuk tunjangan pengangguran.

Sementara itu, Dana Moneter Internasional atau IMF merilis sebuah dokumen yang menguraikan dampak epidemi virus corona pada ekonomi dunia. Menurut IMF, ekonomi dunia akan merugi 9 triliun dolar pada 2020, dan tahun itu sendiri akan menjadi tahun paling tragis sejak Great Depression. IMF yakin bahwa GDP dunia akan turun 3%, Amerika akan kehilangan 5,9% dan Uni Eropa, 7,5%. Dan Tiongkok, dimana pandemi dimulai pada akhir 2019, bahkan hanya akan menunjukkan pertumbuhan sebesar 1,2% pada akhir tahun. Menurut pakar IMF, krisis yang disebabkan oleh pandemi ini tidaklah tertandingi. Pengenalan langkah karantina telah menyebabkan gangguan besar pada semua rantai produksi dan kapasitas, yang "belum pernah disaksikan oleh siapapun dalam hidupnya." Sebelum "krisis virus corona", krisis mortgage pada 2008-2009 dianggap sebagai yang terburuk sejak Great Depression. Namun, krisis ini tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan krisis saat ini. Pada 2008, ekonomi dunia turun hanya 0,08%, sementara sekarang diperkirakan akan mencapai setidaknya -3%. IMF juga mencatat dalam laporannya bahwa perkiraan untuk akhir wabah di seluruh negara di dunia adalah pada kuartal kedua 2020. Dan pada semester kedua tahun ini, virus corona tidak akan mempengaruhi kemanusiaan sama sekali dan semua pembatasan akan dihapuskan. Benar atau tidak, tidak ada yang dapat memastikannya sekarang. Hingga kini belum tercipta vaksin, dan menurut data terbaru dari para dokter, virus dapat bermutasi dan benar-benar tidak menunjukkan gejala. Dan semua ini semakin membuat rumit perlawanan terhadap virus. Dengan demikian, memungkinkan jika tingkat pertumbuhan penyakit akan berkurang, serta tingkat kematiannya, namun ini tidak berarti bahwa virus COVID-19 akan berhenti menyebar. Kepala Departemen Penelitian IMF, Gian Maria Milesi-Ferretti, dalam gilirannya mengatakan bahwa pada prinsipnya, perkiraan ekonomi manapun hampir selalu salah, karena ekonomi selalu mengalami semacam guncangan atau hanya perubahan yang membuatnya keluar dari jalur dimana perkiraan dibangun. Dengan demikian, hampir semua perkiraan ekonomi sangat bergantung pada kondisi, namun jangan dianggap sebagai "prakiraan cuaca" yang mungkin akan terjadi atau tidak. Jika "lockdown" di dunia diperpanjang atau guncangan baru terjadi, kerugian ekonomi dunia dapat jauh lebih besar dari 3%. IMF sendiri memegang pandangan bahwa menyelamatkan hidup manusia jauh lebih penting dari menyelamatkan ekonomi. Namun, sebagian negara telah mulai mengangkat karantina, seperti Iran. Beberapa negara sama sekali tidak memberlakukannya, seperti Swedia dan Belarusia. Dan kepala epidemiologi Swedia mengatakan lebih baik jika mayoritas warga Swedia terjangkiti dengan virus corona dan membentuk imunitas kolektif.

Pada waktu yang sama, Fiscal Responsibility Authority Inggris mengatakan ekonomi dapat merugi 35% pada GDP kuartal kedua. Penurunan ini mungkin adalah yang tertinggi sejak 1956. Bukan karena ada penurunan yang lebih besar pada 1956, namun karena penelitian dan perhitungan yang sama baru dimulai pada tahun itu. Seperti negara-negara lainnya di dunia, krisis virus corona diharapkan akan cepat diatasi. Ekonomi seluruh negara di dunia akan mulai pulih pada 2021, namun tidak diketahui seberapa lama ekonomi akan sepenuhnya pulih ke level 2019. Perkiraan ini berdasarkan pada asumsi bahwa langkah karantina bersama akan tetap diberlakukan di Inggris selama 3 bulan, dan kemduian dilonggarkan secara bertahap selama tiga bulan selanjutnya. Pengangguran di Inggris juga diperkirakan naik ke 10%.

Terakhir, Boris Johnson kemarin mengatakan melalui perwakilannya bahwa ia tidak akan berhenti mendanai WHO, seperti yang dilakukan Donald Trump. Virus corona adalah tantangan global, penting bagi seluruh negara di dunia bergabung melawan ancaman ini," pernyataan tersebut mengatakan.

Gambaran pasangan GBP/USD. 16 April.

Rata-rata volatilitas pasangan pound/dolar telah berhenti turun dan saat ini 120 poin. Selama empat hari terakhir, aktivitas pelaku pasar terus tumbuh, meskipun pada umumnya, tentu saja, indikator ini turun banyak dibandingkan dengan angka bulan lalu. Pada Kamis, 16 April, kami mengharapkan pergerakan di dalam channel, dibatasi oleh level 1.2422 dan 1.2662. Membalikkan indikator Heiken Ashi ke atas akan mensinyalkan akhir dari koreksi penurunan.

Level support terdekat:

S1 - 1.2512

S2 - 1.2451

S3 - 1.2390

Level resistance terdekat:

R1 - 1.2573

R2 - 1.2634

R3 - 1.2695

Rekomendasi trading:

Pasangan pound/dolar memulai pergerakan korektif pada timeframe 4 jam, yang dapat berakhir di dekat moving average. Dengan demikian, sekarang disarankan untuk menunggu koreksi selesai dan melanjutkan pembelian pound dengan target di 1.2634 dan 1.2662. Rebound dari moving average line mensinyalkan akhir dari koreksi. Disarankan untuk membuka posisi jual setelah bears melewati moving average dengan target pertama di level 1.2329.

Analyst InstaForex
Bagikan artikel ini:
parent
loader...
all-was_read__icon
Anda telah menyaksikan semua publikasi
terbaik saat ini.
Kami sudah mencari sesuatu yang menarik untukmu...
all-was_read__star
Baru saja diterbitkan:
loader...
Publikasi lebih baru...