Utama Kuotasi Kalendar Forum
flag

FX.co ★ NZD/USD: Potensi Bullish Masih Berlanjut

parent
Analisis Forex:::2026-08-25T07:48:45

NZD/USD: Potensi Bullish Masih Berlanjut

Pasangan NZD/USD terkoreksi dari level tertinggi di sekitar 0,6000 setelah rilis data penjualan ritel kuartal kedua yang lemah, yang secara tak terduga turun 0,5%. Namun, gambaran fundamental tetap kompleks: penurunan permintaan ritel terutama dipicu oleh guncangan harga bahan bakar, bukan oleh kejatuhan konsumsi domestik, sementara pasar hampir sepenuhnya telah memasukkan ekspektasi kenaikan suku bunga Reserve Bank of New Zealand pada 2 September. Harga minyak Brent tetap bertahan di atas $91 per barel di tengah meningkatnya ketegangan di Teluk Persia, yang terus menimbulkan risiko inflasi.

Data dari Statistics NZ yang dipublikasikan pada 24 Agustus menunjukkan penurunan penjualan ritel sebesar 0,5% pada kuartal kedua, mengejutkan pasar dan menandai penurunan kuartalan pertama dalam hampir dua tahun. Namun, penting untuk memahami struktur penurunan ini, yang terutama disebabkan oleh penurunan penjualan bahan bakar sebesar 13% (karena pengemudi mengurangi konsumsi) dan penurunan arus wisatawan.

NZD/USD: Potensi Bullish Masih Berlanjut

Penurunan (pada bensin dan wisatawan) ini sudah diperkirakan, meskipun ternyata lebih dalam daripada prediksi; namun, kelanjutan pertumbuhan pada kategori-kategori utama (tidak termasuk bahan bakar dan kendaraan) menunjukkan bahwa permintaan domestik masih memiliki daya tahan tertentu.

Situasi di Teluk Persia tetap krusial bagi perekonomian Selandia Baru. Minyak Brent terus diperdagangkan di atas $91 per barel, dengan jalur transit praktis terblokir. Iran telah mengancam bahwa "tidak setetes pun minyak akan diekspor, baik melalui Selat Hormuz maupun dari titik mana pun di Teluk Persia," sementara AS memberlakukan sanksi baru terhadap Iran. Bagi Selandia Baru, yang bergantung pada impor sekitar 60% kebutuhan bahan bakarnya melalui rute ini, konsekuensinya jelas—defisit perdagangan pada Juli naik menjadi $1,9 miliar, terutama akibat lonjakan 127% dalam biaya impor minyak.

Terlepas dari lemahnya penjualan ritel, pasar saat ini memperkirakan probabilitas hampir 95% untuk kenaikan OCR sebesar 25 basis poin menjadi 2,75% pada pertemuan 2 September. Inflasi masih berada di atas target, dengan CPI tahunan sebesar 4,1%, jauh melampaui kisaran sasaran 1–3%, sementara ekspektasi inflasi tetap tinggi dan guncangan harga bahan bakar terus berlanjut. Menurut RBNZ, level netral OCR berada di kisaran 2,20%–4,10%, dan suku bunga saat ini di 2,50% berada di batas bawah, sehingga masih menyisakan ruang untuk pengetatan.

Posisi spekulatif terus bergeser mendukung the kiwi, dengan penyusutan posisi net short menjadi -1,82 miliar selama minggu pelaporan, yang mengindikasikan potensi berlanjutnya penguatan NZD/USD.

NZD/USD: Potensi Bullish Masih Berlanjut

Minggu lalu, kami melihat adanya potensi kenaikan menuju level resistance 0,5985/90; target ini telah tercapai, dan pihak pembeli sedang mengumpulkan tenaga untuk dorongan terakhir. Kami memperkirakan pergerakan naik akan berlanjut, dengan target berikutnya di level tertinggi tahunan 0,6088. Risiko yang sudah dikenal tetap ada: meningkatnya permintaan terhadap dolar sebagai aset safe haven di tengah meningkatnya ancaman geopolitik, serta pidato Warsh di Jackson Hole yang berpotensi bernada hawkish dan dapat menggeser fokus proyeksi suku bunga The Federal Reserve. Dalam skenario ini, the kiwi mungkin turun ke 0,5845 (SMA periode 200), tetapi kami menilai hal tersebut tidak terlalu memungkinkan.

Analyst InstaForex
Bagikan artikel ini:
parent
loader...
all-was_read__icon
Anda telah menyaksikan semua publikasi
terbaik saat ini.
Kami sudah mencari sesuatu yang menarik untukmu...
all-was_read__star
Baru saja diterbitkan:
loader...
Publikasi lebih baru...