Uni Eropa sedang menghadapi masalah besar. Negara-negara di zona euro dicengkeram krisis energi.
Menurut Cristina Lobillo Borrero, Direktur Kebijakan Energi di Ditjen ENER Komisi Eropa, zona euro sedang mengalami krisis energi yang parah. “Uni Eropa saat ini mengalami krisis energi yang sangat serius,” ujarnya. “Langkah-langkah penting harus diambil untuk mendiversifikasi dan mengamankan sumber-sumber gas Uni Eropa yang baru,” Borrero menekankan.
Ia juga menyebutkan bahwa Azerbaijan adalah mitra yang dapat diandalkan untuk Uni Eropa dalam masalah gas. Selain itu, ia menyoroti peningkatan pasokan gas yang sedang berlangsung dari Azerbaijan ke Eropa.
Para analis mencatat bahwa pasar Eropa tetap sangat sensitif terhadap masalah pasokan gas. Persaingan di sektor ini makin ketat, dengan Tiongkok, India, dan Jepang melampaui Uni Eropa dalam mengamankan pasokan gas. Para analis memperingatkan bahwa para pemimpin Uni Eropa harus bersiap-siap menghadapi lonjakan harga gas.