Selain itu, Gazprom harus menyelesaikan persoalan menggunakan kapal untuk menempatkan pipa, karena jumlah mereka terbatas karena pekerjaan spesifik. Sebelum meluncurkan program seperti Turkish Stream dan Nord Stream-2, Gazprom perlu menandatangani kontrak untuk memperoleh dan menjalankan kapal.
Selain itu, perjanjian antar pemerintah antara Rusia dan Turki mengenai jalur pipa transit belum ditandatangani.
Kontrak yang disebutkan diatas menunjukkan konstruksi dari empat rangkaian saluran pipa dengan kapasitas 63 mili meter kubik dari gas pertahun. Namun, saat ini direncanakan hanya akan memasang satu rangkaian yang efisien untuk memenuhi permintaan Turki. Rangkaian ini akan memiliki kapasitas tahunan lebih dari 16 mili meter kubik gas.