Menurut konsensus baru-baru ini, di 2015 harga minyak acuan Eropa Brent diperkirakan mencapai rata-rata $53,7 per barel. Sehingga perkiraan telah diturunkan dari $58,2 per barel dari perkiraan di Mei. Selain itu, West Texas Intermediate kemungkinan akan mencapai harga rata-rata $48,1 per barel, yang juga turun dari $52 di perkiraan sebelumnya.
Goldman Sachs menurunkan prediksi minyak mentah Brent di 2016 menjadi $49,50 per barel dari $62 dan memangkas estimasi untuk West Texas Intermediate menjadi $45 per barel dari perkiraan di Mei sebesar $57.
"Pasar minyak bahkan mengalami oversupply yang lebih besar dari ekspektasi kami dan kini kami memperkirakan surplus minyak ini akan bertahan di 2016," analis Goldman Sachs Damien Courvalin menyatakan dalam laporannya. Sehingga oversupply minyak global membuat para ahli menurunkan estimasi mereka.
Namun, para analis mempertimbangkan turunnya harga minyak mentah hanya akan berlangsung sebentar. Dari sudut pandang mereka, harga akan mengubah rasio permintaan terhadap supply dalam pasar komoditas.
Selain itu, meski minyak berpeluang turun tajam menjadi $20 per barel, Goldman Sachs menegaskan bahwa hal tersebut adalah skenario terburuk dan memperkirakan perkembangan harga yang berbeda.