Para ahli menyimpulkan bahwa meski berselisih secara politik, kerugian pada Turki akan menyebabkan permasalahan ekonomi baru di Rusia. Setelah pemerintah membatasi pengiriman pangan dari beberapa negara barat, pemasok dari Turkilah yang menutup kekurangannya. Namun, saat ini Rusia tengah menyusun sebuah daftar barang-barang yang dibatasi dari Turki. Selain itu, wisatawan asal Rusia kemungkinan akan dilarang mengunjungi resor-resor di Turki. Ahli politik yakin bahwa Rusia tidak akan berani untuk melawan Turki secara terbuka dan akan bertindak dari sisi ekonomi. Hama akan ditemukan dalam jeruk limo Turki, baju-baju dan alas kaki dari Turki yang melanggar persyaratan impor Rusia dan cuaca di Turki tidak baik untuk warga Rusia. Namun, Rusia akan kesulitan untuk menerapkan langkah-langkah yang dapat berimbas negatif pada pemerintahan Turki. Turki kekurangan sumber energinya sendiri dan separuh dari konsumsi domestik disediakan oleh Gazprom. Uni Eropa memiliki situasi yang sama. Jika pemerintah Rusia ingin memberikan imbas negatif bagi kedua sisi, mereka cukup menghentikan pengiriman gas. Namun, ini artinya menjadi kerugian secara finansial yang tentu saja tidak diinginkan. Oleh karena itu, batasan paling keras hanya akan meliputi buah, baju dan kunjungan ke Turki.