"Seperti yang diperkirakan, prospek produksi shale gas di Polandia dan Ukraina berubah menjadi terlalu tinggi secara signifikan dan seluruh operator internasional semakin dibebaskan dalam program di negara ini saat ini," berdasarkan pernyataan.
Para ahli di Gazprom mencatat bahwa suku bunga dalam shale gas menurun pada situasi saat ini. Sebagian besar minyak dan gas telah mengumumkan keputusan mereka untuk memangkas investasi atau sepenuhnya mengabaikan keikut sertaan dalam program shale, khususnya di Tiongkok, Australia, dan Eastern Europe.
Ditengah harga hidrokarbon global yang lebih rendah, jumlah pengeboran aktif di AS turun lebih dari 60% tahun lalu. Analis di Gazprom mengetahui bahwa Kanada tidak akan mengembangkan produksi shale gas pada jangka menengah, serta Tiongkok dimana pertumbuhan industri tidak sesuai dengan nilai yang ditargetkan yang ditetapkan oleh pemerintah. Selain itu, negara-negara Eropa sulit memulai perkembangan ekstraksi shale gas dalam waktu dekat, Gazprom mengatakan.