Keputusan ini diumumkan saat rapat OPEC dan memicu harga minyak turun drastis di Bursa Saham London (LSE). Kuotasi turun hampir 1,5 dolar AS dalam beberapa menit.
Menteri tersebut mencatat bahwa OPEC belum menentukan batas atas produksi minyak. Hari ini, produksi minyak mentah antara negara-negara OPEC diperkirakan sebesar 31,-32 juta barel per hari.
Menteri perminyakan Irak Adil Abdul-Mahdi mengatakan kepada para jurnalis bahwa kuota minyak ditetapkan di level yang tidak ditentukan sekitar 30-31 barel per hari.
Keputusan mengenai kuotas minyak belum ditetapkan karena posisi negara-negara di luar OPEC. Menteri Irak meyakini bahwa seluruh negara harus menetapkan batasan produksi untuk menstabilkan harga minyak mentah.
Selain itu, munculnya Iran ke pasar global kemungkinan akan membutuhkan rapat OPEC yang baru. Kachikwu menjelaskan bahwa keputusan mengenai batas atas minyak ditunda hingga rapat selanjutnya dengan kehadiran Iran. Dengan begitu, akan lebih mudah untuk menentukan angka untuk batas produksi.
Media melaporkan bahwa Rusia telah menjadi anggota dalam rapat negara-negara ahli antara OPEC dan negara non OPEC di pertengahan Desember.