Berdasarkan The Financial Times, mengutip dari Icap Shipping, broker, di tahun 2012 pengiriman tanker minyak telah mengalami kenaikan sebesar 10% ke catatan tinggi sebesar 7.8 juta ton-km per tahun. Pengiriman minyak mencatatkan pertumbuhan tercepat selama sepuluh tahun belakangan ini.
Kenaikan pengiriman ini bukan merupakan hasil dari kenaikan pada volumen penjualan, namun mengindikasikan pertumbuhan pada volume pengiriman jarak jauh. Volume ekspor minyak dari Afrika Selatan dan Amerika Latin ke Cina dan India telah mengalami pertumbuhan stabil selama beberapa tahun ini. Sebaliknya, volume ekspor dari daerah-daerah ini ke AS mengalami penurunan.
Kecenderungan pertama disebabkan oleh fakta bahwa ekonomi India dan Cina tengah mengalami pertumbuhan, yang kedua adalah berhubungan dengan revolusi serpih AS dan kenaikan pada minyak dan produksi gas. Terutama Nigeria, Venezuela, dab Angola dipaksa untuk menukar impor dari AS ke Asia. Sehingga, impor minyak dari Venezuela ke India telah mengalami pertumbuhan sejak 2011.
Perubahan rute utama pengiriman memberikan tekanan pada poin acuan transit, misalnya Strait of Malacca, jalan air yang lebih sempit antara Sumatra dan Peninsula Malaysia.
India dan China kekurangan sumber daya energi, sehingga mereka mencari cara baru untuk mendapatkan minyak dan gas. Cina secara aktif tengah mendiskusikan kemungkinan untuk impor dari Russia dan Kazakhstan. Cina juga bertujuan akan memproduksi gas serpih. Impor minyak Cina naik sebesar 6% tahun lalu.
Impor minyak ke AS telah mengalami penurunan sejak 1997 mendorong diskusi mengenai apakah angkatan bersenjata AS akan terus menjaga garis kritis laut di dunia dari para pembajak. Pada tahun 2012, Impor AS turun 5% .Pada tahun 2012, untuk pertama kalinya sejak 1970, AS tidak berada di peringkat pertama dalam impor minyak, karena Cina menjadi pemimpin yang baru.
FX.co ★ Pertumbuhan perdagangan tanker minyak sangat tinggi
Humor Forex:::