Tahun lalu Russia kehilangan 3 poin pada peringkat Indeks Kedamaian Global, yang menunjukan kedamaian domestik dan internasional di 162 negara. berdasarkan ahli Institut Ekonomi dan Kedamaian, Islandia berada pada peringkat teratas, sementara itu Afghanistan menjadi yang terbawah dalam daftar. Pada tahun 2012, posisi terakhir juga diisi oleh Somalia. 6 negara teratas terdiri dari Denmark, Selandia Baru, Austria, Swiss dan Jepang. Negara-negara yang paling kurang adalah Russia (posisi ke-155) dan negara-negara Asia Selatan seperti Korea Utara, Pakistan, Sudan, Iraq, dan Somalia. Negara-negara yang paling cinta damai adalah Eropa dengan penurunan pada tingkat pembunugan dan berkurangnya perekonomian yang disebabkan oleh pelanggaran. Para ahli berhasil menemukan korelasi antara statistik kejahatan dan populasi negara. Misalnya, negara-negara yang paling banyak melakukan kekerasan adalah negara yang memiliki penduduk lebih dari 100 juta orang. Steve Killelea, pendiri dan Ketua Eksekutif EIP, menyatakan bahwa Russia sama seperti negara-negara bersenjata nuklir lainnya dengan ekspeditur militer yang sangat besar sangat sulit menempati posisi teratas pada peringkat. Namun, mereka dapat memperbaiki situasi saat ini dengan mengurangi level tingkat pembunuhan di negara ini. Penurunan secara umum 5% dalam indeks ini membuktikan bahwa dunia semakin bermusuhan. Para ahli EIP yakin bahwa tren negatif seperti ini hanya sementara, sehingga mereka cenderung untuk menjadi lebih ramah dan lembut.