Para analis meraih lebih banyak konfirmasi mengenai pengunduran diri Ben Bernanke dari posisi pimpinan bank sentral Amerika. Ia sebelumnya menolak berpartisipasi dalam Forum Federal Reserve tahunan, meski selama 25 tahun keberadaan FRS pimpinan-pimpinannya selalu menghadiri acara tersebut. Gedung Putih belum merilis pernyataan resmi apapun terkait hal ini, namun Bernanke menyinggung pengunduran dirinya dengan berkata bahwa pengunduran dirinya tidaklah signifikan dan kebijakan QE terbaru dari FRS dapat dilanjutkan oleh penerusnya. Menurut Bloomberg, Bernanke, dalam percakapan pribadinya dengan Barack Obama, mengatakan bahwa dampak dari krisis membuatnya sangat kelelahan. Daftar kandidat untuk menggantikan Ben Bernanke terdiri dari Wakil Kepala Janet Yellen, mantan Menteri Keuangan AS Timothy Geithner dan mantan direktur Dewan Ekonomi Nasional untuk Presiden Barack Obama Lawrence Summers. Janet Yellen, istri ekonom pemenang penghargaan Nobel George Akerlof, adalah kandidat yang memiliki peluang terbesar. "Mrs Yellen telah bekerja bersama Bernanke selama 10 tahun, ia secara aktif telah mendukung langkah-langkah Fed bahkan ketika Pemerintah meragukan dampaknya untuk mendorong dollar. Selain itu, Janet Yellen juga disegani oleh para koleganya," seorang ahli di AS mengatakan. Sedangkan Timothy Geithner tidak menunjukkan adanya minat kembali ke Washington, karena ia telah pensiun dan saat ini menulis buku. Namun, jika ia yang dipilih presiden kemungkinan ia akan mengambil jabatan itu. Lawrence Summers yang saat ini berada di peringkat ke-3, memiliki hubungan yang erat dengan Obama yang sangat menghargai profesionalisme dan pengalaman kerja Summers. Para ahli yakin bahwa Gedung Putih akan membuat keputusan dalam waktu dekat dan pengumuman nama pimpinan baru Federal Reserve System di bulan September. Masa jabatan Ben Bernanke habis di Januari.
FX.co ★ Siapa Yang Akan Menggantikan Bernanke Sebagai Pimpinan?
Humor Forex:::