Baru-baru ini, terdapat banyak sekali alasan dan permintaan yang cukup tidak masuk akal mengenai bagaimana cara melawan perubahan iklim. Contohnya, di AS, para petani yakin bahwa mereka akan menyelamatkan planet ini dengan memproduksi telur ramah lingkungan.
Pendekatan baru ini memungkinkan para petani mengunci gas rumah kaca di dalam tanang, yang artinya, bahwa jenis telur-telur baru lebih berkelanjutan dan tidak membahayakan bagi alam. Oleh karena itu, telur-telur tersebut berharga delapan kali lebih besar dibandingkan dengan yang normal. Memerlukan waktu kurang dari 10 tahun bagi produsen untuk meyakinkan pelanggan untuk membayar empat kali lebih mahal untuk telur-telur organik dan tujuh kali lebih mahal bagi telur-telur dari ayam yang dikembangbiakkan dalam kondisi yang lebih mendukung. Secara khusus, harga rata-rata telur di Amerika Serikat tidak melebihi satu dolar.
Para konsumen ingin membayar produk yang ditandai dengan ayam kisaran bebas dan non-GMO. Mereka senang mendukung gagasan produksi telur ramah lingkungan ini. Survei menunjukkan bahwa generasi lebih muda sangat memperhatikan mengenai perubahan iklim. Selain itu, permintaan tinggi untuk daging nabati menunjukkan kesadaran konsumen mengenai produk ramah lingkungan. Para peneliti juga menunjukkan bahwa pada 2035, sepersepuluh daging, telur, produk olahan susu, dan hidangan laut akan diproduksi dari protein alternatif.