AS kemungkinan akan menjaga perekonomian global tetap terangkat. Kebijakan pemerintah daerah yang kompeten, program-program stimulus dan kekuatan ekonomi AS dapat mendorong pemulihan ekonomi global. Analis di Organisasi untuk Kerja Sama dan Pengembangan Ekonomi (OECD) meyakini bahwa hanya AS yang dapat mempercepat laju pertumbuhan ekonomi global. Laporan OECD terbaru menunjukkan kebangkitan yang pesat di AS yang memungkinkan para analis merevisi naik prospek resmi mereka untuk pemulihan ekonomi global. Sementara sebagian negara hanya mengumumkan kesiapan mereka untuk melakukan segala hal agar dapat mengatasi dampak pandemi, AS mengambil langkah-langkah serius untuk mencapai tujuan ini. Dengan demikian, menurut OECD, berkat tindakan-tindakan AS, ekonomi global dapat melaju 5,8% pada akhir 2021 dan 4,4% pada 2022. Estimasi sebelumnya mengungkapkan kenaikan masing-masing sebesar 5,6% dan 4,0%. OECD menekankan bahwa aktivitas ekonomi telah mencapai level pra krisisnya. Namun, laju pertumbuhan masih terbilang lambat meski efek dasar yang rendah (low base effect). Penggerak utama pemulihan adalah vaksinasi masif dan program bantuan keuangan yang diluncurkan di AS dan Zona Euro. Program tersebut mendorong permintaan konsumen dan bisnis yang membentuk tulang belakang pengembangan ekonomi.