Menurut sebuah survei yang dilakukan oleh Financial Times dan Sekolah Bisnis Stephen M. Ross Universitas Michigan, lebih dari separuh warga Amerika Serikat melaporkan adanya penurunan kondisi keuangan mereka. Mereka mengaitkan penurunan ini dengan kebijakan Joe Biden, Presiden AS, saat ini. Sebelumnya, para analis meminta warga AS untuk menilai bagaimana perubahan status keuangan mereka setelah Biden menjabat. Hasilnya, sebanyak 55% warga Amerika menyatakan bahwa kondisi keuangan mereka memburuk secara signifikan. Survei yang melibatkan 1.004 responden ini dilakukan pada tanggal 2-7 November 2023. Hasil survei ini menunjukkan bahwa sebanyak 23% responden menilai kondisi keuangan mereka saat ini lebih buruk dibandingkan dengan metrik sebelumnya. Sementara itu, sebanyak 32% responden menilai sedikit memburuk, dan hanya 31% yang yakin bahwa tidak ada perubahan. Sisanya, sebanyak 14% responden menilai adanya perbaikan dalam kondisi keuangan mereka selama masa kepresidenan Biden. Secara khusus, sebanyak 82% responden menganggap bahwa pertumbuhan harga merupakan penyebab utama tekanan keuangan. Survei ini menunjukkan bahwa sebanyak 65% responden telah secara signifikan mengurangi pengeluaran diskresioner, seperti bersantai atau makan di luar, karena tingginya inflasi. Selain itu, sebanyak 52% responden menyatakan bahwa mereka telah mengurangi pengeluaran untuk makanan dan barang-barang kebutuhan pokok.