Harga emas turun pada hari Senin karena dolar tetap tinggi karena tawaran safe-haven dan imbal hasil Treasury melonjak karena kekhawatiran inflasi. Emas di pasar spot turun 0,9 persen menjadi $1,914.60 per ounce sementara emas berjangka AS turun 0,7 persen menjadi $1,927.30. Indeks dolar sedikit melemah tetapi bertahan di dekat level tertinggi yang dicapai pada hari Jumat menjelang laporan AS mengenai penjualan ritel, produksi industri, perumahan baru dan penjualan rumah yang sudah ada yang akan dirilis minggu ini. Pidato Ketua Fed Jerome Powell di Economic Club of New York juga tetap menjadi perhatian investor. Presiden Federal Reserve Bank of Philadelphia Patrick Harker mengatakan pada hari Jumat bahwa dia yakin The Fed kemungkinan akan menyelesaikan siklus pengetatannya, kecuali ada perubahan data yang tiba-tiba. Imbal hasil Treasury bergerak lebih tinggi karena lonjakan harga minyak mentah pada hari Jumat meningkat seiring dengan inflasi. Perang Israel-Hamas dikhawatirkan dapat memicu konflik yang lebih luas di kawasan kaya minyak tersebut dan mengganggu pasokan dari Timur Tengah. Investor menilai risiko potensi eskalasi konflik yang melibatkan Iran menjelang serangan darat Israel di Gaza untuk melawan serangan teror tersebut. Iran pada hari Sabtu memperingatkan bahwa kegagalan menghentikan “kejahatan perang dan genosida” Israel dapat menimbulkan “konsekuensi yang luas.” AS dan sekutunya meningkatkan upaya untuk mencegah perang antara Israel dan Hamas melanda wilayah yang lebih luas.