Awal tahun 2025 ditandai dengan angka pembelian obligasi asing oleh Jepang yang mengalami penurunan signifikan, mencatat rekor baru dalam kekuatan penjualan negatif. Data terbaru yang diperbarui pada 26 Maret 2025 menunjukkan indikator ekonomi ini telah mencapai -207,1 miliar dibandingkan dengan figur sebelumnya yang sudah negatif di -83,5 miliar.
Penurunan yang dramatis ini menunjukkan penjualan obligasi asing oleh Jepang yang jauh lebih tinggi dari periode sebelumnya. Hal ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor ekonomi global maupun domestik yang memicu aksi jual besar-besaran. Sebelumnya, angka -83,5 miliar sudah mengindikasikan lingkungan pembelian yang lesu, dan penurunan baru ini menekankan perlunya analisis lebih dalam atas kebijakan fiskal dan ekonomi yang baru.
Para analis menyarankan bahwa perkembangan terbaru membutuhkan perhatian serius dari otoritas moneter Jepang untuk mencegah potensi dampak jangka panjang terhadap ekonomi domestik serta stabilitas pasar keuangan. Aksi cepat mungkin diperlukan untuk menyesuaikan strategi ekonomi agar bisa merespons kondisi pasar dan menjaga kepercayaan investor.