Harga perak melonjak lebih dari 1% hingga melampaui $53 per ons pada hari Selasa, mencapai rekor tertinggi. Lonjakan ini didorong oleh short squeeze yang intens dan keterbatasan likuiditas di London yang mendorong para pedagang untuk segera mendapatkan pasokan fisik di seluruh dunia. Tingkat sewa di London meningkat lebih dari 30% pada hari Jumat, membuat biaya untuk memperpanjang posisi short menjadi tidak berkelanjutan. Sementara itu, meningkatnya permintaan dari India dalam beberapa minggu terakhir semakin memperketat pasokan, setelah pengiriman perak sebelumnya ke New York di tengah kekhawatiran akan kemungkinan tarif AS pada logam tersebut. Di lanskap geopolitik, perhatian tetap terpusat pada interaksi perdagangan AS-Cina karena kemungkinan pertemuan antara Presiden Trump dan Presiden Xi di Korea Selatan yang akan berlangsung akhir bulan ini. Selain itu, ekspektasi yang meningkat akan pemotongan suku bunga seperempat poin lainnya oleh Federal Reserve bulan ini, bersama dengan kemungkinan langkah di bulan Desember, terus mendukung pasar logam mulia.