Indeks S&P/NZX 50 di Selandia Baru turun sebesar 0,6% ke titik penutupan 13.277 pada hari Selasa, mencerminkan hari ketiga berturut-turut mengalami kerugian, dengan sebagian besar sektor utama mengalami penurunan. Penurunan signifikan terlihat di antara saham keuangan utama, terutama Precinct Properties, yang mengalami penurunan hampir 7% setelah mengungkapkan upaya penggalangan ekuitas baru yang bertujuan untuk mendukung pertumbuhan. Saham keuangan lainnya juga merosot, dengan Westpac Banking dan Kiwi Property turun masing-masing sebesar 1,9% dan 3,2%. Sektor lain yang mengalami kerugian termasuk Vector, Napier Ports, Mercury NZ, dan Vista Group, yang masing-masing turun sebesar 3%, 3%, 2,4%, dan 2,3%. Sebaliknya, Scott Technology menikmati lonjakan lebih dari 14% ke level tertinggi dalam hampir 18 bulan setelah divisi otomatisasi dan robotiknya mendapatkan kontrak baru dengan produsen peralatan di Amerika Serikat dan Brasil. Sementara itu, pelaku pasar dengan cermat memantau diskusi perdagangan yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan China, karena kedua negara menyatakan kesediaan untuk melanjutkan negosiasi, yang mungkin membuka jalan bagi pertemuan antara Presiden Trump dan Xi.