Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan dalam pertumbuhan pinjaman tahunan, mencapai 9,69% year-on-year pada Desember 2025, dibandingkan dengan 7,74% pada November. Ini merupakan pertumbuhan tercepat sejak Februari, seiring dengan upaya pemerintah yang terus menerus untuk meningkatkan permintaan domestik. Meskipun terjadi peningkatan ini, volume fasilitas pinjaman yang belum dicairkan tetap besar, yaitu IDR 2.439,2 triliun pada Desember 2025, yang menyumbang 22,2% dari total kapasitas kredit yang disetujui. Ke depan, Bank Indonesia memperkirakan bahwa pertumbuhan kredit untuk keseluruhan tahun 2026 akan berada dalam kisaran targetnya yaitu 8–12%.