Cadangan devisa Jepang meningkat sebesar $24,98 miliar pada Januari 2026, mencapai total $1,39 triliun—titik tertinggi sejak Januari 2022. Cadangan ini mencakup $1,17 triliun dalam aset mata uang asing, $11,36 miliar dalam posisi cadangan di Dana Moneter Internasional (IMF), $61,42 miliar dalam Hak Penarikan Khusus (SDR), $135,5 miliar dalam emas, dan $16,36 miliar dalam aset cadangan lainnya. Selain itu, Kementerian Keuangan mengonfirmasi bahwa tidak ada intervensi valuta asing dari Oktober hingga Desember 2025.