Nikkei 225 mengalami penurunan sebesar 0,7%, turun ke bawah 53.500, sementara Indeks Topix turun 0,7% menjadi 3.626 pada hari Jumat. Penurunan ini berlanjut dari sesi sebelumnya, dipicu oleh penjualan besar-besaran di pasar AS yang didorong oleh teknologi. Kekhawatiran tentang investasi besar dalam kecerdasan buatan dan potensi gangguan terhadap perusahaan perangkat lunak berkontribusi pada penurunan ini. Selain itu, penjualan besar-besaran di sektor logam dan mata uang kripto menambah sentimen negatif, menyoroti pengurangan utang yang luas di pasar keuangan. Di Jepang, saham teknologi paling terpukul, dengan penurunan signifikan terlihat pada Kioxia Holdings yang turun 5,6%, SoftBank Group yang turun 1,7%, dan Advantest yang turun 3,5%. Sektor konsumen dan keuangan juga terkena dampak, dengan penurunan signifikan pada perusahaan seperti Nintendo, turun 3,7%, dan Mitsubishi UFJ, turun 1,8%. Investor juga mengamati dengan cermat pemilihan majelis rendah yang akan datang akhir pekan ini, di mana Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa diperkirakan akan mendapatkan kursi dan mengejar kebijakan fiskal ekspansif di bawah Perdana Menteri Sane Takaichi.