Pada 10 Februari 2026, bank sentral Kenya menurunkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin menjadi 8,75%, menandai penurunan kesepuluh berturut-turut, setelah pemangkasan serupa pada Desember. Para pembuat kebijakan mencatat bahwa langkah ini melanjutkan kebijakan sebelumnya yang bertujuan mendorong pertumbuhan kredit sektor swasta dan mendukung kegiatan ekonomi secara keseluruhan, sambil tetap menjaga stabilitas harga dan stabilitas nilai tukar. Tingkat inflasi tahunan Kenya turun ke level terendah dalam enam bulan, yakni 4,4% pada Januari 2026, dari 4,5% pada Desember dan November, dan telah berada di bawah titik tengah target bank sentral sebesar 5% sejak pertengahan 2024.