Total nilai pekerjaan konstruksi di Australia turun tipis 0,1% secara kuartalan menjadi A$80.011,8 juta pada Kuartal IV 2025, lebih rendah dari perkiraan pasar yang memproyeksikan kenaikan 0,9% dan menandai penurunan kuartalan kedua berturut-turut setelah penurunan 0,7% pada Kuartal III. Kelemahan secara keseluruhan ini terutama didorong oleh kontraksi tajam pada konstruksi rekayasa (engineering construction), yang turun 1,3% menjadi A$35.908,4 juta di tengah melemahnya aktivitas terkait infrastruktur.
Sebaliknya, aktivitas bangunan mengalami penguatan. Total pekerjaan bangunan naik 0,9%, didukung oleh kenaikan 1,0% pada konstruksi hunian (residential) dan kenaikan 0,7% pada proyek non-hunian (non-residential).
Di tingkat negara bagian dan teritori, aktivitas konstruksi menurun di Australian Capital Territory (-16,3%), Northern Territory (-11,4%), Western Australia (-1,7%), dan Queensland (-1,1%). Sementara itu, output meningkat di South Australia (2,3%), New South Wales (1,5%), Victoria (0,9%), dan Tasmania (0,3%).
Secara tahunan, total aktivitas konstruksi tumbuh 3,0% pada Kuartal IV, sedikit lebih cepat dibandingkan kenaikan 2,9% year-on-year yang tercatat pada Kuartal III.