Imbal hasil obligasi pemerintah Jepang tenor 10 tahun naik ke sekitar 2,16% pada hari Kamis, mencatat kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut, seiring sinyal bernada hawkish dari Bank of Japan yang mengangkat imbal hasil domestik. Anggota dewan Hajime Takata, yang secara luas dipandang sebagai pembuat kebijakan paling hawkish, menyerukan kenaikan suku bunga tambahan dan forward guidance yang mengakui bahwa target inflasi sudah hampir tercapai. Gubernur Kazuo Ueda dikabarkan mengatakan bahwa bank sentral akan menilai data ekonomi secara cermat pada pertemuan bulan Maret dan April sebelum memutuskan perubahan suku bunga apa pun, sehingga opsi kenaikan dalam waktu dekat tetap terbuka. Pernyataan ini muncul setelah pemerintah menominasikan dua akademisi reflationist ke dewan kebijakan BOJ, yang memperkuat ekspektasi bahwa bank sentral akan bergerak secara hati-hati dalam pengetatan kebijakan lebih lanjut. Perkembangan tersebut membuat kurva imbal hasil menjadi lebih curam, dengan imbal hasil jangka panjang naik dalam laju tercepat selama sebulan terakhir.