PMI Manufaktur Singapura naik tipis menjadi 50,6 pada Februari 2026, level tertinggi dalam hampir satu tahun, dari 50,5 pada Januari. Output pabrik dan pembelian input terus berkembang, meski dengan laju yang lebih lambat, sementara indeks pengiriman pemasok kembali terkontraksi untuk bulan kedua berturut-turut setelah sempat stabil, mengindikasikan waktu tunggu yang lebih panjang. Pada saat yang sama, harga input, tumpukan pesanan, dan ekspektasi bisnis masa depan meningkat, meskipun pertumbuhan impor mulai melemah. Indeks barang jadi kembali ke fase ekspansi, dan indeks bisnis masa depan tetap berada di wilayah positif selama empat bulan berturut-turut, menegaskan optimisme bisnis yang berkelanjutan. Di sektor elektronika—yang menyumbang sekitar 30% dari total output pabrik nasional—PMI naik menjadi 51,3 dari 51,1 pada Januari, didukung oleh pertumbuhan yang lebih cepat pada pesanan baru, ekspor, output, dan ketenagakerjaan.