Indeks S&P/ASX 200 bergerak nyaris flat di kisaran 8.600 pada perdagangan Rabu pagi, jeda setelah reli di sesi sebelumnya karena sentimen tertekan oleh memanasnya ketegangan di Timur Tengah dan kenaikan suku bunga beruntun yang tipis oleh RBA. Keputusan tersebut mengejutkan pasar dengan hasil pemungutan suara yang ketat 5–4, dan Gubernur Bullock menekankan bahwa diskusi berfokus pada waktu pelaksanaan, bukan arah kebijakan, sambil memperingatkan bahwa risiko inflasi masih bertahan, sehingga menegaskan sikap kebijakan yang hawkish. Pasar meningkatkan probabilitas kenaikan suku bunga lagi pada Mei, dengan pengetatan tambahan yang masih diperhitungkan hingga Agustus.
Dari sisi geopolitik, media pemerintah Iran mengonfirmasi tewasnya sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, dan serangan baru terhadap infrastruktur energi UEA meningkatkan kekhawatiran atas gangguan pasokan yang berkepanjangan. Saham keuangan yang sensitif terhadap suku bunga memimpin pelemahan, dengan empat bank terbesar turun antara 0,1% hingga 2%. Sektor pertambangan bergerak cenderung mendatar: saham penambang emas melemah 0,6%, sementara dua emiten besar, BHP dan Rio Tinto, masing-masing naik 0,5% dan 0,2%.