Pertumbuhan jumlah uang beredar luas (M2) di Indonesia tercatat melambat pada Februari 2026. Berdasarkan data terbaru yang diperbarui pada 27 Maret 2026, M2 tumbuh 8,70% secara tahunan (year-on-year), lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai 10,00% YoY.
Data ini menggunakan basis perbandingan tahun-ke-tahun, di mana angka aktual mencerminkan perubahan M2 pada Februari 2026 terhadap Februari tahun sebelumnya, sementara angka sebelumnya menggambarkan perubahan pada bulan sebelumnya terhadap bulan yang sama tahun sebelumnya. Perlambatan laju pertumbuhan ini dapat mengindikasikan pengetatan likuiditas relatif atau moderasi aktivitas keuangan di perekonomian, meski interpretasi lebih lanjut tetap memerlukan konteks tambahan dari indikator makro lainnya.