Afrika Selatan mencatat arus masuk foreign direct investment (FDI) sebesar ZAR 41,3 miliar pada kuartal IV 2025, level tertinggi sejak kuartal II 2023, membalikkan arus keluar sebesar ZAR 21 miliar pada kuartal III, menurut data dari bank sentral. Perubahan arah ini terutama didorong oleh investasi nonresiden di sektor media dan hiburan, peralatan dan jasa industri, serta logistik.
Kewajiban investasi portofolio membukukan arus masuk yang relatif kecil sebesar ZAR 2,8 miliar, turun tajam dari ZAR 40,7 miliar pada kuartal sebelumnya. Nonresiden membeli surat utang senilai ZAR 12,9 miliar pada kuartal IV, dibandingkan dengan ZAR 42,7 miliar pada kuartal III.
Secara kumulatif, kewajiban investasi langsung tahunan beralih dari arus masuk sebesar ZAR 43,5 miliar pada 2024 menjadi arus keluar sebesar ZAR 41,4 miliar pada 2025.