Indeks Nikkei 225 naik 0,7% ke atas 71.400 pada hari Jumat, sementara indeks yang lebih luas, Topix, turun tipis 0,1% ke 4.064 dalam sesi perdagangan yang bervariasi, seiring investor mencerna data yang menunjukkan inflasi inti Jepang stabil di 1,4% pada Mei. Angka tersebut sejalan dengan ekspektasi pasar dan mengindikasikan bahwa tekanan harga yang mendasari tetap jinak, meski ada kekhawatiran bahwa kenaikan biaya energi dapat memicu inflasi.
Meski sesi perdagangan bergerak tidak merata, kedua indeks acuan tersebut bersiap membukukan kenaikan mingguan yang kuat, dengan Nikkei dan Topix diperkirakan naik masing-masing lebih dari 8% dan 4%. Sentimen mendapat dukungan dari implementasi perjanjian damai AS–Iran, yang mendorong penurunan harga minyak dan membantu meredam kekhawatiran inflasi.
Saham Jepang juga diuntungkan oleh reli global pada saham semikonduktor dan saham terkait artificial intelligence, yang membantu mengimbangi tekanan dari sinyal bernada hawkish dari Federal Reserve AS. Secara sektoral, saham teknologi sebagian besar menguat pada hari Jumat, sementara saham keuangan, industri, dan konsumer cenderung melemah.