Imbal hasil obligasi US Treasury tenor 10 tahun turun menjadi 4,48% pada hari Selasa seiring pasar merespons tanda-tanda bahwa kesepakatan antara AS dan Iran mungkin kian mendekati. Kedua belah pihak dilaporkan telah menyetujui sebuah roadmap yang bertujuan mencapai potensi perjanjian damai dalam 60 hari, sementara AS telah menerbitkan lisensi 60 hari yang mengizinkan Teheran menjual minyak di pasar internasional. Perkembangan ini telah menekan harga minyak, sehingga meredakan sebagian tekanan inflasi, meskipun laju kenaikan harga masih tetap tinggi. Investor akan mencermati laporan inflasi PCE pekan ini, ukuran inflasi pilihan Federal Reserve. Nada hawkish dari The Fed pekan lalu mendorong pasar meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga tambahan tahun ini, dengan probabilitas implisit kenaikan suku bunga pada September naik menjadi sekitar 68%, dari 29% pada pekan sebelumnya.