Analisis dan Saran Trading untuk Pound Inggris
Uji level 1,2651 terjadi ketika indikator MACD baru saja mulai bergerak naik dari level nol, mengonfirmasi titik masuk yang valid untuk membeli GBP. Namun, harga hanya naik sebesar 10 pip.
Mengingat data penjualan rumah baru di AS tidak mungkin memiliki dampak signifikan pada arah GBP/USD, pidato Thomas Barkin dari Federal Open Market Committee (FOMC) akan menjadi fokus utama hari ini. Komentarnya tentang kondisi ekonomi, inflasi, dan prospek kebijakan moneter dapat memengaruhi sentimen investor dan berdampak pada pergerakan dolar AS. Yang sangat penting adalah pendiriannya tentang langkah-langkah selanjutnya dari Federal Reserve terkait suku bunga.
Peristiwa penting lainnya adalah pidato anggota FOMC Raphael Bostic. Pernyataannya akan diperiksa untuk sinyal dovish dan petunjuk tentang pemotongan suku bunga lebih lanjut, yang akan menguntungkan aset berisiko dan memperkuat pound Inggris.
Terkait strategi intraday, saya akan terutama mengandalkan Skenario #1 dan #2.

Sinyal Beli
Skenario #1:
Saya berencana membeli GBP hari ini pada 1,2659 (garis hijau pada grafik), dengan target 1,2689 (garis hijau yang lebih tebal). Pada 1,2689, saya akan keluar dari posisi beli dan memulai posisi jual, mengharapkan pergerakan turun 30-35 pip.
Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas level nol dan baru mulai naik.
Skenario #2:
Saya juga berencana membeli GBP/USD jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada 1,2639, ketika indikator MACD berada di area oversold. Ini akan membatasi potensi penurunan dan mengarah pada pembalikan pasar ke atas, dengan target 1,2659 dan 1,2689.
Sinyal Jual
Skenario #1:
Saya berencana menjual GBP hari ini setelah terjadi breakout di bawah 1,2639 (garis merah pada grafik), yang dapat menyebabkan penurunan harga yang cepat. Target utama bagi penjual adalah 1,2613, di mana saya akan keluar dari posisi jual dan memulai posisi beli ke arah sebaliknya, mengharapkan rebound 20-25 poin.
Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah level nol dan baru mulai turun.
Skenario #2:
Saya juga berencana menjual GBP/USD jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada 1,2659, ketika indikator MACD berada di area overbought. Ini akan membatasi potensi kenaikan dan mengarah pada pembalikan pasar ke bawah, dengan target 1,2639 dan 1,2613.

Penjelasan Grafik:
- Garis hijau tipis – harga masuk untuk membeli.
- Garis hijau tebal – target ambil untung atau area yang disarankan untuk mengamankan keuntungan, karena pertumbuhan lebih lanjut di luar level ini tidak mungkin terjadi.
- Garis merah tipis – harga masuk untuk menjual.
- Garis merah tebal – target ambil untung atau area yang disarankan untuk mengamankan keuntungan, karena penurunan lebih lanjut di luar level ini tidak mungkin terjadi.
- Indikator MACD – Digunakan untuk menilai kondisi overbought dan oversold saat memasuki pasar.
Catatan Penting untuk Trader Forex Pemula:
Berhati-hatilah saat memasuki pasar. Hindari trading selama rilis ekonomi besar untuk mencegah pergerakan harga yang tidak terduga. Jika Anda memutuskan untuk trading selama acara berita, selalu gunakan stop loss order untuk meminimalkan risiko. Tanpa stop loss order, akun Anda dapat dengan cepat terkuras, terutama jika Anda trading dalam volume besar tanpa manajemen risiko yang tepat.
Rencana trading yang terstruktur sangat penting—hindari membuat keputusan trading spontan berdasarkan kondisi pasar saat ini. Ini bukan strategi yang berkelanjutan untuk trader harian.